
Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim tengah mengusut dugaan suap atau pengaturan skor terhadap pertandingan Liga Indonesia. Sebagai tindak lanjut, hari ini ada lima orang yang dilakukan pemanggilan untuk diperiksa, mereka adalah Manajer Madura FC Januar Herwanto, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Berlington Siahaan, Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Richard Sambera, Sekjen BOPI Andreas Marbun dan Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia atau PSSI Ratu Tisha Destria. Namun, dari lima orang itu, hanya tiga yang hadir. Sementara dua lainnya tidak memenuhi panggilan penyidik. Kedua orang itu adalah Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria dan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Berlington Siahaan. Direktur Tindak Pidana Korupsi Brigjen Erwanto Kurniadi membenarkan kedua orang itu tidak bisa menghadiri panggilan penyidik. “Untuk Ibu Ratu dan Pak Berlinton, mereka minta rescedule karena sedang melaksanakan tugas yang tidak bisa ditinggalkan,” kata Erwanto kepada JPNN, Jumat (21/12). Sementara itu, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, penundaan dilakukan hingga pekan depan. "Nanti akan dikonfirmasi lagi waktu beliau untuk dapat hadir memberikan keterangan," kata dia. Mengenai hal yang akan digali dari para saksi, Dedi mengatakan lima orang tersebut diduga memiliki informasi dan mengetahui seputar kecurangan pengaturan skor dalam pertandingan sepak bola. "Kelimanya diduga paham dengan mekanisme dan standar operasional prosedur dalam pertandingan sepak bola," ujarnya. (cuy/jpnn)
Sekjen PSSI Tak Penuhi Panggilan Bareskrim Polri - YouTube |
| 5 Likes | 5 Dislikes |
| 546 views views | followers |
| People & Blogs | Upload TimePublished on 21 Dec 2018 |
Không có nhận xét nào:
Đăng nhận xét